Mereka menumpahkan minuman yang dihinggapi lalat, lalu meminum air cangkir yang telah dijilati anjing … sungguh akal mereka lebih butuh kepada ilmu daripada tenggorokan mereka terhadap air. Lantas, bagaimana bisa kau menukil ucapan mereka sebagai sebuah kebijaksanaan?

Mereka menumpahkan minuman yang dihinggapi lalat, lalu meminum air cangkir yang telah dijilati anjing … sungguh akal mereka lebih butuh kepada ilmu daripada tenggorokan mereka terhadap air. Lantas, bagaimana bisa kau menukil ucapan mereka sebagai sebuah kebijaksanaan?

Bandung, 17 Desember 2010

–Hendra Wibawa Ibn Tato Wangsa Widjaja–

Advertisements

Katamu, cinta itu sesuatu yang amat purba. Aku lantas bertanya, “Mana yang lebih purba … cinta ataukah bahasa?” Tapi kau diam, seakan menyesal telah berkata-kata tentang hal yang tak kau ketahui …

Katamu, cinta itu sesuatu yang amat purba. Aku lantas bertanya, “Mana yang lebih purba … cinta ataukah bahasa?” Tapi kau diam, seakan menyesal telah berkata-kata tentang hal yang tak kau ketahui …

Bandung, 9 November 2010

–Hendra Wibawa Ibn Tato Wangsa Widjaja–

Kau mengganti semua kunci ruang-ruangmu yang riuh, lalu membiarkanku duduk dalam kekosongan bersama semua ingatan tentang riuh rendahmu. Tetaplah di situ, katamu … atau berjalanlah ke arah lain sampai waktu yang kau kenal meninggalkanmu di bilik-bilik barzakh …

Kau mengganti semua kunci ruang-ruangmu yang riuh, lalu membiarkanku duduk dalam kekosongan bersama semua ingatan tentang riuh rendahmu. Tetaplah di situ, katamu … atau berjalanlah ke arah lain sampai waktu yang kau kenal meninggalkanmu di bilik-bilik barzakh …

Bandung, 22 Oktober 2010

–Hendra Wibawa Ibn Tato Wangsa Widjaja–