Kau dan Jejak serta Lafazh dan Makna …

Kau berangin-angin di depanku dalam jarak yang teramat memabukkanku. Menghadapiku di depan sisa hati yang tersembunyi, lalu menukasku yang berkata-kata dalam bahasa bangsaku. Seberapa muda usiamu? Betapa lugasnya lisanmu saat menakik hati tuaku …

 

Masih kuingat ucapanmu tentang buih yang mengambang terbawa arus. Buih yang akan hilang sebagai sesuatu yang tak berharga. Buih di timur dan di barat … juga di sepanjang jarak antara keduanya, di semua tempat keberadaannya di bumi yang berair …

 

Dan aku melupakan warna langit di atasku saat kau menunjuk bulan yang berbentuk arit para pencari rumput. Bulan yang tak purnama, katamu … tapi kesempurnaan perjalanannya tak pernah menyimpang dari ketetapan falak dan manzilahnya. Dan kelak, dia akan terikat di neraka bersama matahari yang kau kenal … mataharimu yang tak pernah lupa untuk bersujud di bawah ‘Arsy yang meliputi langit dan bumi …

 

Ah, aku terbungkam … seakan tak mampu membina bisu menjadi kata-kata. Terlebih ketika kau menyalakan damar di ruang-ruang gelap yang menyembunyikan setiap huruf yang seharusnya terbaca. Dan suaramu terdengar di belakang kepalaku seperti sebuah bisikan. Katamu, setiap lafazh dalam kitab yang agung pastilah memiliki makna yang benar meskipun akal orang-orang yang sombong menolak dan menyimpangkannya …

 

Ah, aku tak mau bungkam. Sekian waktu mengumpulkan kata untuk bisa mencela dan mencederaimu … namun suaraku tergagap gugup saja di hadapan lisanmu yang menyuarakan ilmu. Ikuti jejak-jejak itu, bisikmu … jejak-jejak mereka yang mengetahui makna yang benar dari setiap lafazh yang kau yakini. Ikuti jejak-jejak itu, bisikmu lagi … jejak-jejak mereka yang tersenyum dan menangis bersama khalilullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– dan keempat khalifah yang pertama …

 

Kini aku berhenti tak percaya pada apa yang seharusnya kuyakini … namun tak pernah yakin tentang alasanku mencintaimu. Keindahanmu? Ataukah kebenaran yang kuyakini dalam kata-katamu?

 

Bandung, 8 Oktober 2010
–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA— 

Advertisements

17 comments on “Kau dan Jejak serta Lafazh dan Makna …

  1. jaraway says:

    hehehe.. fajar masih inget beberapa komen temen2 di sini..pada nanyain matahari masuk neraka?

  2. jaraway says:

    hwwibntato said: Kini aku berhenti tak percaya pada apa yang seharusnya kuyakini … namun tak pernah yakin tentang alasanku mencintaimu. Keindahanmu? Ataukah kebenaran yang kuyakini dalam kata-katamu?

    aku inget komenq waktu itu..smoga alasannya adalah karena kebenaran yang diyakini ada dalam kata2nyatetap setia pada kebenaran, meski tergilas roda zaman

  3. hwwibntato says:

    Saat itu Fajar berkata: “Karena tak semua hal bisa diungkapkan…….atau perlu ditampakkan..*sotoy tingkat akut …–ha ha ha … masih saya simpan sebagian komen Fajar …–

  4. hwwibntato says:

    Fajar juga berkata:”smoga bukan keraguan.. tapi pasti bahwa yang dicintai adalah kebenaran..tetap setia pada kebenaran meski terlindas roda zaman..cie..cie.. yang lagi kejatuhan cinta.. wkwkwkw *minta dilempar galangan kapal.. sekapal2nya..haha

  5. jaraway says:

    weeeeeeeeeeeekoq masih ingetpadahal sengaja tak plesetinemang disimpen gtu komen2 temen2..kereeeennhahahaha

  6. hwwibntato says:

    jaraway said: weeeeeeeeeeeekoq masih ingetpadahal sengaja tak plesetinemang disimpen gtu komen2 temen2..kereeeennhahahaha

    ha ha ha …sayang kalau komen-komen teman dibuang …*penuh kenangan … -halah-

  7. jaraway says:

    hwwibntato said: ha ha ha …sayang kalau komen-komen teman dibuang …*penuh kenangan … -halah-

    lha disimpennya gimana caranya? sebelum cancel akun ya?

  8. hwwibntato says:

    jaraway said: lha disimpennya gimana caranya? sebelum cancel akun ya?

    bukan disimpen, sih … tapi disimpen dalam histori si mbah Aris, eh mbah gugel … he he he …

  9. nikinput says:

    hwwibntato said: tapi disimpen dalam histori si mbah Aris, eh mbah gugel

    hahaha…kang hendra memang jujurrrrrrrrr sekaleeeeee =)) hampir kukira komen teman2 disimpan juga.

  10. hwwibntato says:

    nikinput said: hahaha…kang hendra memang jujurrrrrrrrr sekaleeeeee =)) hampir kukira komen teman2 disimpan juga.

    mbah gugel itu punya lumbung khusus … he he he …lumbung untuk menyimpan segala rupa … termasuk resep-resep makanan … he he he …

  11. nikinput says:

    ha? kok jd resep makanan? @_¤_@

  12. hwwibntato says:

    nikinput said: ha? kok jd resep makanan? @_¤_@

    itu contoh aja … he he he …*sambil menunggu postinganmu yang baru … @__^__@

  13. nikinput says:

    kang hendra, awas ya kalau mengidentikanku dg resep makanan. mau merubah stigma itu ah,.

  14. nikinput says:

    kang hendra, awas ya kalau mengidentikanku dg resep makanan. mau merubah stigma itu ah,.

  15. hwwibntato says:

    nikinput said: kang hendra, awas ya kalau mengidentikanku dg resep makanan. mau merubah stigma itu ah,.

    iya, enggak akan sekali-kali lagi bilang begitu … he he he …ayo, mana tulisan barumu …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s