Keranda mayat kita tak lagi berisi mayat. Kita mengisinya dengan nilai-nilai, lalu mengebumikannya di lubang-lubang tanah dengan kafan yang berwarna-warni …

Keranda mayat kita tak lagi berisi mayat. Kita mengisinya dengan nilai-nilai, lalu mengebumikannya di lubang-lubang tanah dengan kafan yang berwarna-warni …

Bandung, 15 Juni 2010

–Hendra Wibawa Ibn Tato Wangsa Widjaja–

Advertisements

4 comments on “Keranda mayat kita tak lagi berisi mayat. Kita mengisinya dengan nilai-nilai, lalu mengebumikannya di lubang-lubang tanah dengan kafan yang berwarna-warni …

  1. jaraway says:

    suka qn ini..dalem maknanya..ah, nilai2 yang selayaknya dijunjung tinggi justru terkapar…

  2. hwwibntato says:

    jaraway said: ah, nilai2 yang selayaknya dijunjung tinggi justru terkapar…

    iya, kita mengebumikannya di kedalaman tanah … lalu membumikan nilai-nilai lain di permukaan tanah …

  3. znrock says:

    Kafan yg berwarna warni.Maksudnya ???Lho ,kafan-kan putih

  4. hwwibntato says:

    znrock said: Kafan yg berwarna warni.Maksudnya ???Lho ,kafan-kan putih

    iya, Miyazaki … biasanya memang suka dipilih yang warna putih … tulisan saya hanya permisalan saja … he he he …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s