Alas Kaki …

Karena saya suka memakai alas kaki, semoga saya tak lupa akan adab yang berkaitan dengannya …

عن أَبي هُرَيْرَةَ أنّ رَسُولَ الله صلى الله عليه وسلم قال: إِذَا انْتَعَلَ أحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بالْيَمِينِ وَإِذَا نَزَعَ فَلْيَبْدَأْ بِالشِّمَالِ وَلْتَكُنِ الْيُمْنىَ أوّلَهُمَا تُنْعَلُ وَآخِرَهُمَا تُنْزَعُ (رواه البخاري ومسلم وأبو داود والترمذى)

Dari Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu- bahwasanya Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Apabila salah seorang di antara kamu memasang alas kaki, dahulukanlah kaki kanan, namun apabila hendak menanggalkannya, tanggalkanlah yang kiri terlebih dahulu. Hendaklah yang kanan itu yang mula-mula dipasang dan yang terakhir ditanggalkan.” (HR. al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi)

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللّهِ صلى الله عليه وسلم يُحِبّ التّيَمّنَ فِي شَأْنِهِ كُلّهِ. فِي نَعْلَيْهِ، وَتَرَجّلِهِ، وَطُهُورِه(رواه مسلم

Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha- adalah Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- menyukai mendahulukan yang kanan dalam segala urusan, baik ketika memakai sandal, ketika bersisir, juga ketika bersuci.” (HR. Muslim)

قال النووي: هذه قاعدة مستمرة في الشرع، وهي إنما كان من باب التكريم والتشريف، كلبس الثوب والسراويل والخف ودخول المسجد والسواك والاكتحال وتقليم الأظفار وقص الشارب وترجيل الشعر وهو مشطه ونتف الإبط وحلق الرأس والسلام من الصلاة وغسل أعضاء الطهارة والخروج من الخلاء والأكل والشرب والمصافحة واستلام الحجر الأسود، وغير ذلك مما هو في معناه يستحب التيامن فيه. وأما ما كان بضده كدخول الخلاء والخروج من المسجد والامتخاط والاستنجاء وخلع الثوب والساويل والخف وما أشبه ذلك فيستحب التياسر فيه، وذلك كله بكرامة اليمين وشرفها والله أعلم (صحيح مسلم بشرح النووي)

Imam an-Nawawi berkata, “Hadits -‘Aisyah- ini mengandung kaidah baku dalam syariat, bahwa segala sesuatu yang mulia dan baik dianjurkan untuk mendahulukan yang kanan, misalnya saat memakai baju, celana, sepatu, memasuki masjid, bersiwak, bercelak, memotong kuku, menggunting kumis, menyisir rambut, mencabut bulu ketiak, mencukur kepala, mengucapkan salam sebagai tanda selesai shalat, membasuh anggota wudhu, keluar dari WC, makan dan minum, berjabat tangan, menyentuh hajar aswad dan lain-lain. Sedangkan hal-hal yang sebaliknya dianjurkan untuk mendahulukan yang kiri, misalnya memasuki WC, keluar dari masjid, membuang ingus, istinja’, membuka baju, membuka celana dan sepatu. Itu semua dikarenakan bagian kanan itu memiliki kelebihan dan kemuliaan. Wallahu a’lamu. (Syarah an-Nawawi)


Bandung, 19 Agustus 2011

–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA—

Advertisements

49 comments on “Alas Kaki …

  1. hwwibntato says:

    cawah said: oh baiklah…kadang sering lupa sih hehehe

    oke, baiklah teman … he he he …

  2. nurfirman40 says:

    Firman kemari membaca…semut punya empat kasut tahun ini hee hee heeee empat warna loh…….

  3. nurfirman40 says:

    Mas Hendra WC tuuu apaan yaaa……sejenis kueh yaaaa…..?

  4. hwwibntato says:

    @Firman: kasutmu banyak ternyata ya …Kasut-kasut baru, kasut lebaran “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ *mana ada kue WC … ƗƗá ƗƗá ƗƗá …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s