Pinta …

Aku menyampaikan pinta bertadah tanya ketika kau menyarak pena dari tinta. Kuyakin kau tahu, meski kedua tanduk hilal di atas matahari yang terbenam itu menghalangimu dari kuku dan rambut, tidaklah keduanya kan mencegahmu berbincang dengan sejarah. Kuharap kau iba, setakat fajar kubertumpu cinta sambil menumbuk rindu yang rawan, tak rebah menantimu melelakan tangan menuliskan alusi di atas kertas bergaris-garis …

 

Dis, cecahkan pena itu! Agar bisa kumarkahi lagi kata-kata dan peristiwa yang kau suling dari gorong-gorong zaman …

Bandung, 31 Oktober 2011

–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA—
Advertisements