Musim Semi di Tanah Air Hati …

Aku melucuti kesah dari wilayah dada dan berhenti mengeluhkan Rabb-ku kepada manusia. Katamu, harus kucari wasilah berupa qurbah sebagaimana yang tertera dalam hikayat sabar dan riwayat syukur, berlapang dada memurnikan ‘ubudiyyah seraya meneladan perilaku hamba yang tak henti menyanjung Rabbul ‘Arsy dengan menyebut nama-nama-Nya yang indah …

 

“Al-kamal fauqal kamal,” ucapmu. “Betapa sering Rabb kita menyandingkan dua nama-Nya yang indah dalam firman-Nya, dan sungguh setiap kesempurnaan itu hanyalah milik-Nya.”

 

Aku lantas melimbang fawaid yang kauraup dari khazanah pemilik dua kitab silsilah, berpenat-penat menyalin suaramu menjadi aksara karena ingatan sering kali terhalang rintangan. Aku menggoreskan lambang-lambang bunyi berwujud huruf-huruf mati dan harakat hidup, berjerih menapis fasal-fasal yang kauambil dari peninggalan para pemilik ilmu …

 

Kau berkata, “Harus kaupersiapkan musim semi di tanah air hati agar pengetahuan, kehendak, dan cinta yang bermukim di sana tak raib disesap kekhawatiran yang membenalu.” Sececah mata aku tersadar. Tak ayal kata-kataku berinaian sebagaimana rintik permohonan seorang hamba yang berdekap gundah:

أَنْ تَـجْعَلَ الْقُرآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ وَنُوْرَ صَدْرِيْ

 “… agar Engkau menjadikan al-Quran sebagai musim semi di hatiku dan cahaya di dadaku.”

(Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah no. 199)

 

 

Ah, betapa ingin berpaling dari sebab-sebab penelantaran hati lalu berlindung kepada Rabb-ku dari sikap yang dicela-Nya dalam firman-Nya:

وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا :٣٠

 Dan Rasul berkata, “Wahai Rabb-ku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Quran itu sesuatu yang tak diacuhkan.”

(QS. al-Furqan: 30)

 ***

_______________________________

Ibnu Qayyim berkata:

وقوله: ان تجعل القرآن ربيع قلبى ونور صدرى. الربيع المطر الذي يحيى الأرض، شبه القرآن به لحياة القلوب به

Ucapan doa “agar Engkau menjadikan al-Quran sebagai musim semi di hatiku dan cahaya di dadaku”, yang dimaksud dengan ar-Rabi’ (musim semi) adalah hujan yang menghidupkan tanah. Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wassalam– mengumpamakan al-Quran dengan hujan musim semi –yang menghidupkan tanah- karena al-Quran itu menghidupkan hati … (Fawa-id al-Fawa-id li Ibni Qayyim, tahqiq: Syaikh ‘Ali Hasan ‘Ali al-Halabi)

Ibnul Manzhur berkata:

وفي حديث الدعاء: اللهم اجْعلِ القرآنَ رَبِيعَ قَلْبي؛ جعله ربيعاً له لأَن الإِنسان يرتاح قلبه في الربيع من الأَزمان ويَمِيل إِليه

Dan di dalam hadits doa “Ya Allah, jadikanlah al-Quran sebagai musim semi di hatiku”, dijadikan musim semi baginya karena hati manusia itu merasa senang dengan kedatangan musim semi dan menaruh minat kepadanya … (Lisan al-‘Arab)

 

Bandung, 3 April 2012

–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA—
Advertisements

70 comments on “Musim Semi di Tanah Air Hati …

  1. nurfirman40 says:

    kemari membaca mas hendra…..betepa benarnya….al quran itu bila kita membacanya dan memahami setiap huruf lalu di amalkan akan menjadi penerang hati dan jalan menuju ihdinassirotolmustaqiim……….aamiin……senang dapat kembali membaca masukan ini…senyum……..

  2. hwwibntato says:

    nurfirman40 said: kemari membaca mas hendra…..betepa benarnya….al quran itu bila kita membacanya dan memahami setiap huruf lalu di amalkan akan menjadi penerang hati dan jalan menuju ihdinassirotolmustaqiim……….aamiin……senang dapat kembali membaca masukan ini…senyum……..

    tersenyum lebar pula saya … he he he …terima kasih sudah mampir di sini, teman …ayo, semut … segera merayap lagi di mp … he he he …

  3. nurfirman40 says:

    iya ya mas udaa ku kumpul semua makannan untukmusin ini baru ada masa untuk merayap……………….tapi langkahku kecil deh hee hee heee

  4. hwwibntato says:

    nurfirman40 said: iya ya mas udaa ku kumpul semua makannan untukmusin ini baru ada masa untuk merayap……………….tapi langkahku kecil deh hee hee heee

    biar saja langkahmu kecil, yang penting arah dan tujuannya benar … he he he …

  5. topenkkeren says:

    aku suka musim semi~

  6. hwwibntato says:

    topenkkeren said: aku suka musim semi~

    semoga musim semi itu ada di hatimu … he he he …

  7. nurfirman40 says:

    hati juga bermusin adanya…..kini hatiku musim kemarau…..menanti hujan lebat yg datang untuk membasahi kegersangan……….

  8. hwwibntato says:

    nurfirman40 said: hati juga bermusin adanya…..kini hatiku musim kemarau…..menanti hujan lebat yg datang untuk membasahi kegersangan……….

    wah, semoga segera turun hujan di hatimu, teman …hujan yang manis … he he he …

  9. nurfirman40 says:

    ha ha ha………….mas ada on line……..bagaimana mas udaa minum kopi belum….?

  10. hwwibntato says:

    nurfirman40 said: ha ha ha………….mas ada on line……..bagaimana mas udaa minum kopi belum….?

    ha ha ha … tadi online sebentar terus out lagi …wah, jadi ingat kopi …meluncur bikin kopi … he he he …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s