Tentang Anak-Anak Kita …

Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilaly
diterjemahkan dari situs: http://www.alhilaly.net/news-41.html

 

1- تربيتهم على التوحيد الخالص وتحذيرهم من الشرك بكل ألوانه وصوره.

Pertama:
Didiklah mereka di atas kemurnian tauhid dan peringatkanlah mereka dari syirik dalam setiap jenis dan bentuknya …

 قال تعالى: ﴿وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لاَ تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيم﴾ لقمان: 13

Allah ta’ala berfirman:

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya, “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13)

2- تعليمهم الصلاة وحثهم عليها:

Kedua:
Ajarkan mereka shalat dan doronglah mereka untuk mendirikannya …

 قال تعالى: ﴿وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلاَةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا﴾ طه: 132

Allah ta’ala berfirman:

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. (QS. Thaha: 132)

 عن عبد الله بن عمرو -رضي الله عنهما- عن النبي صلى الله عليه وسلم، قال: «مروا أولادكم بالصلاة وهم أبناء سبع سنين، واضربوهم عليها وهم أبناء عشر سنين، وفرقوا بينهم في المضاجع» صحيح الجامع: 5868

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr –radhiyallahu ‘anhu– dari Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam– beliau bersabda, “Perintahkanlah anak-anak kalian untuk shalat ketika mereka berumur tujuh tahun, dan pukullah mereka (jika tak mengerjakan shalat) pada usia sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (Shahih al-Jami’: 5868)

 3- عدم التفريق بين الذكور والأناث:

Ketiga:
Jangan membeda-bedakan (kasih sayang) terhadap anak laki-laki dengan anak perempuan …

 

عن عقبة بن عامر –رضي الله عنه-، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «لا تكرهوا البنات؛ فإنهن المؤنسات الغاليات» [«الصحيحة»: 3206

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir –radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda, “Janganlah kalian membenci anak-anak perempuan karena sesungguhnya mereka itu penyejuk mata yang berharga.” (ash-Shahihah: 3206)

وعن جابر -رضي الله عنه- قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «من عال ثلاثاً من بنات يكفيهن ويرحمهن ويرفق بهن؛ فهو في الجنة» [«الصحيحة2492.

Dan dari Jabir –radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda, “Barangsiapa yang menanggung tiga anak perempuan, mencukupi nafkah mereka, menyayangi dan berlaku baik kepada mereka, maka dia di surga.” (ash-Shahihah: 2492)

عن أنس -رضي الله عنه-، عن النبي صلى الله عليه وسلم: «من كان له أختان أو بنتان، فأحسن إليهما ما صحبتاه، كنت أنا وهو في الجنه كهاتين، وقرن بين أصبعيه» [«الصحيحة»: (1026

Dari Anas –radhiyallahu ‘anhu– dari Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang memiliki dua saudara perempuan atau dua anak perempuan lalu dia berbuat baik kepada keduanya selama bersama dengannya, maka aku bersamanya di surga seperti ini,” seraya beliau menyandingkan kedua jarinya.” (ash-Shahihah: 1026)

4- العدل بين الأولاد: الذكور والبنات.

Keempat:
Bersikap adil terhadap anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan …

عن النعمان بن بشير –رضي الله عنه- قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «اعدلوا بين أولادكم، اعدلوا بين أولادكم، اعدلوا بين أولادكم» [«الصحيحة  1240

Dari an-Nu’man bin Basyir –radhiyallahu ‘anhu– dia berkata, Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda, “Bersikap adillah di antara anak-anakmu! Bersikap adillah di antara anak-anakmu! Bersikap adillah di antara anak-anakmu!” (ash-Shahihah: 1240)

 والعدل يكون في الهدية والعطية والقُبْلَة

Dan sikap adil itu mencakup masalah pemberian, hadiah, juga ciuman kasih sayang terhadap anak-anak …

أ- عن عامر؛ قال سمعت النعمان بن بشير وهو يخطب على المنبر، فقال: تصدق أبي علي بصدقة، فقالت عمرة بنت رواحة: لا أرضى حتى تُشْهِد عليها رسول الله صلى الله عليه وسلم، فأتى بشير رسول الله صلى الله عليه وسلم؛ فقال: إني تصدقت على ابني بصدقة، فقالت عمرة بنت رواحة: لا أرضى حتى تشهد عليها رسول الله صلى الله عليه وسلم، فقال صلى الله عليه وسلم: «ألك بنون غيره؟» قال: نعم، قال: «فكلهم أعطيت مثلما أعطيت»، قال: لا. قال: «هذا جور؛ فلا تشهدني عليه، اتقوا الله، واعدلوا ين أولادكم، كما تحبون أن يبروكم» [«الصحيحة 3946

Dari ‘Amir dia berkata, aku mendengar an-Nu’man bin Basyir berkata saat berkhutbah di atas mimbar:
Ayahku memberi suatu pemberian kepadaku, lalu ibuku (‘Amrah binti Rawahah) berkata, “Aku tak rela sampai kau mempersaksikan hal itu kepada Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Maka ayahku (Basyir) pun mendatangi Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– dan berkata, “Aku memberi anakku suatu pemberian, lalu ‘Amrah binti Rawahah mengatakan dia tak rela sampai aku mempersaksikannya kepada Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– pun bersabda, “Apakah kau memiliki anak selain dia?” Ayahku menjawab, “Ya, punya.” Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda, “Apakah semua anakmu kamu beri yang seperti itu?” Ayahku menjawab, “Tidak.” Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda, “Ini kezaliman. Aku tak akan bersaksi untuk ketidakadilan. Bertakwalah kepada Allah, berbuat adillah di antara anak-anakmu sebagaimana kalian senang diperlakukan dengan baik.” (ash-Shahihah: 3946)

وعن أنس؛ قال: كان رجل جالس مع النبي صلى الله عليه وسلم فجاءه ابن له فأخذه، فقبَّلّهُ ثم أجلسه في حجره، وجاءت ابنة له، فأخذها إلى جنبه، فقال النبي صلى الله عليه وسلم: «ألا عدلت بينهما»، يعنى: بين ابنه وبنته في تقبيلهما. «الصحيحة: (2883و2994

Dari Anas, dia berkata:

Seorang lelaki duduk bersama Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu datanglah anak dari lelaki itu. Lelaki itu mengambil anaknya, mencium dan mendudukkannya di pangkuannya. Kemudian datang pula anak perempuan dari lelaki itu, lalu dia mendudukkannya di sampingnya. Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam– pun berkata, “Berbuat adillah kamu terhadap mereka berdua.” Yakni, dalam hal mencium keduanya, baik terhadap anak lelaki maupun anak perempuannya. (ash-Shahihah: 2883 dan 2994)

5- التعامل معهم بصدق في كل الأمور.

Keenam:
Berkomunikasi dengan mereka dengan jujur dalam semua urusan …

عن عبد الله بن عامر -رضي الله عنه- أنه قال: أتى رسول الله صلى الله عليه وسلم في بيتنا وأنا صبي، قال : فذهبت أخرج لألعب، فقالت أمي: «يا عبد الله! تعال أعطيك»، فقال رسول الله: «وما أردت أن تعطيه؟» قالت: أعطيه تمراً. فقال: «أما إنك لو لم تعطه شيئاً كتبت عليك كذبة» «الصحيحة»: 748

Dari ‘Dari ‘Abdullah bin ‘Amir –radhiyallahu ‘anhu– bahwasanya dia berkata:

Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– berkunjung ke rumah kami, saat itu aku masih kecil, lalu aku keluar untuk bermain. Ibuku memanggilku, “Wahai ‘Abdullah, kemarilah kamu. Nanti kuberi sesuatu.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Apakah kau memang bermaksud memberinya sesuatu?” Ibuku menjawab, “Aku akan memberinya kurma.” Rasulullah bersabda, “Adapun jika kau tak memberinya (setelah dia kemari), niscaya dicatat bagimu satu kedustaan.” (ash-Shahihah: 748)

6- ملاعبتهم وتدليلهم دون إفراط وتغريط.

Keenam:
Bersenda gurau dan bercengkrama tanpa berlebihan dan melampaui batas …

عن أبي هريرة –رضي الله عنه- كان رسول الله صلى الله عليه وسلم لَيُدْلِعَ لسانه للحسن بن علي؛ فيرى الصبي حمره لسانه؛فيهش إليه» [«الصحيحة»: 70

Dari Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– pernah menjulurkan lidahnya kepada Hasan bin ‘Ali. Hasan kecil pun melihat lidah Rasulullah yang merah sehingga dia gembira karenanya. (ash-Shahihah: 70)

وعن أنس: كان صلى الله عليه وسلم يلاعب زينب بنت أم سلمة ، وهو يقول: يا زوينب! يا زوينب مراراً.[«الصحيحة»: (2141

Dari Anas, Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– pernah bercanda dengan Zainab binti Ummu Salamah, dan saat itu beliau mengatakan berulang kali, “Wahai Zainab cilik! Wahai Zainab cilik! Wahai Zainab cilik!” (ash-Shahihah: 2141)

7- عدم الدعاء على الأولاد بل الدعاء لهم.

Ketujuh:
Jangan mendoakan anak-anak dengan keburukan, tetapi doakanlah kebaikan …

 عن جابر -رضي الله عنه- عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «لا تدعوا على أنفسكم، ولا تدعوا على أولادكم، ولا تدعوا على خدمكم، ولا تدعوا على أموالكم، لا توافقوا من الله ساعة يسأل فيها عطاء فيستجاب لكم» [«صحيح الجامع»: (7467

Dari Jabir –radhiyallahu ‘anhu– dari Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Janganlah kalian berdoa buruk untuk diri kalian, janganlah kalian berdoa buruk untuk anak-anak kalian, janganlah kalian berdoa buruk untuk pelayan-pelayan kalian, janganlah kalian berdoa buruk untuk harta-harta kalian, dan jangan sampai (doa buruk kalian itu) bertepatan dengan saat Allah  mengabulkan doa, karena Allah akan mengabulkan doa kalian.” (ash-Shahihah: 7467)

8- اختيار الأوقات المناسبة للعب وتجنيبهم الأوقات المنهي عنها

Kedelapan:
Bijaksana memilih waktu yang tepat dalam memperbolehkan dan melarang  mereka bermain …

عن جابر: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «احبسوا صبيانكم حتى تذهب فوعة العشاء؛ فإنها ساعة تخترق فيها الشياطين» [«الصحيحة»: 905

Dari Jabir, bahwasanya Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda, “Tahanlah anak-anak kalian (jangan sampai keluar rumah ketika matahari tenggelam) hingga datang waktu isya, karena pada saat itu setan sedang berkeliaran.” (ash-Shahihah: 905)

وعن ابن عباس قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «إذا اغربت الشمس فكفوا صبيانكم؟ فإنها ساعة تنتشر فيها الشياطين» [«الصحيحة»: 1366

Dan dari Ibnu ‘Abbas, dia berkata, Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda, “Apabila matahari terbenam, tahanlah anak-anak kalian (jangan sampai keluar rumah), karena pada saat itu setan-setan sedang berkeliaran.” (ash-Shahihah: 1366)

 9- إبعادهم عن المال الحرام والغذاء الحرام

Kesembilan:
Jauhkan mereka dari harta yang haram dan makanan haram …

 عن أبي هريرة -رضي الله عنه- قال: أخذ الحسن بن علي تمرة من تمر الصدقة، فجعلها في فمه، فقال النبي صلى الله عليه وسلم: «كِخْ كِخْ»؛ ليطرحها، ثم قال: «أما شعرت أنا لا نأكل الصدقة». متفق عليه.

Dari Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “(Suatu ketika) Hasan bin ‘Ali mengambil sebutir kurma dari kurma sedekah lalu memasukkan kurma itu ke mulutnya. Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- pun bersabda, “Kikh! Kikh!” Agar Hasan menjauhkan kurma itu dari mulutnya. Kemudian beliau bersabda, “Tidakkah kau tahu bahwa kita tidak boleh memakan sedekah?” (Muttafaqun ‘Alaih)

 10- الأمر باللباس الشرعي والبعد عن الملابس الفاضحة الشفافة أو المجسمة.

Kesepuluh:
Perintahkan mereka untuk berpakaian sesuai syariat dan jauhkan mereka dari pakaian yang terbuka, tipis, atau ketat …

 قال الله تعالى:﴿يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاء الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ﴾ [الأحزاب: 59

Allah ta’ala berfirman:

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. (QS. al-Ahzab: 59)

 وقال: ﴿وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاَّ لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاء بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاء بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُوْلِي الإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاء وَلاَ يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُون﴾ النور: 31

Allah berfirman:

Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (QS. an-Nur: 31)

 عن عائشة، أن أسماء بنت أبي بكر دخلت على النبي صلى الله عليه وسلم ثياب رقاق؟ فأعرض عنها رسول صلى الله عليه وسلم وقال: «يا أسماء أن المرأة إذا بلغت المحيض لم يصلح أن يرى منها شيئ إلا هذا وهذا وأشار إلى وجهه وكفيه» [«صحيح الجامع»: (7847

Dari ‘Aisyah, bahwa Asma binti Abu Bakr masuk ke rumah Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam– dengan pakaian yang tipis, maka Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– pun berpaling darinya seraya bersabda, “Wahai Asma, sesungguhnya perempuan itu apabila telah baligh tidak boleh terlihat darinya kecuali ini dan ini,” seraya beliau menunjuk wajah dan kedua telapak tangannya. (Shahih al-Jami’: 7848)

 ***

 من سنن الجمعة: استقبال الناس الخطيب بأجسامهم ووجوههم.

Di antara Sunnah yang berkaitan dengan shalat Jumat, yaitu para jamaah menghadapkan badan dan wajahnya ke arah khatib …

عن مطيع الغزال، عن أبيه، عن جده؛ قال: كان رسول صلى الله عليه وسلم إذا صعد المنبر؛ أقبلنا بوجوهنا إليه [«الصحيحه»: (2080

Dari Muthi’ bin al-Ghazal, dari ayahnya, dari kakeknya, dia berkata, “Apabila Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- telah naik mimbar (untuk berkhutbah), kami pun (para jamaah Jumat) menghadapkan wajah-wajah kami kepada beliau.” (ash-Shahihah: 2080)

قال الامام مالك في «الموطأ»: «السنة عندنا ان يستقبل الناس الامام يوم الجمعة إذا أراد أن بخطب، من كان منهم يلي القبلة وغيرها

Imam Malik berkata dalam kitab al-Muwaththa’, “Sunnah menurut kami bahwa manusia (jamaah Jumat) menghadap ke arah imam pada hari Jumat ketika imam sedang berkhutbah, baik jamaah yang menghadap dekat kiblat maupun yang berada di sisi lain.”

وعن الأثرم؛ قال: قلت لابي عبدالله –أحمد بن حنبل- يكون الإمام متباعداً، فإذا أردت أن أنحرف إليه حوّلت وجهي عن القبلة، فقال: نعم تنحرف إليه

Dan dari al-Atsram, dia berkata:

Aku berkata kepada Abu ‘Abdillah (Ahmad bin Hanbal), “Apabila khatib berada jauh (dari sisi tempatku duduk), maka apakah jika aku ingin menghadap kepadanya, aku harus memalingkan wajahku dari arah kiblat?” Imam Ahmad pun menjawab, “Ya, palingkan wajahmu kepada khatib.”

وهذا مذهب ابن عمر، وأنس، وشريح، وعطاء، ومالك، والثوري، والأوزاعي، وسعيد بن عبد العزيز، وابن جابر، ويزيد بن أبي مريم، والشافعي، وأحمد، وإسحاق، وأصحاب الرأي. قال ابن المنذر: هذا كالإجماع.

 Dan ini merupakan pendapat yang dipegangi oleh Ibnu ‘Umar, Anas, Syuraih, ‘Atha’, Malik, ats-Tsauri, al-Auza’i, Sa’id bin ‘Abdul ‘Aziz, Ibnu Jabir, Yazid bin Abi Maryam, asy-Syafi’i, Ahmad, Ishaq, dan juga ashabur ra’yi. Berkata Ibnu al-Mundzir, “Hal ini bagaikan ijma.”

Bandung, 7 Agustus 2012

–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA—

Advertisements

42 comments on “Tentang Anak-Anak Kita …

  1. penasulung says:

    tfs kak hendra 🙂

  2. hwwibntato says:

    penasulung said: tfs kak hendra 🙂

    iya, you are welcome, Pena …terima kasih kembali … he he he …

  3. syifarah says:

    tfs yaaangingetin aku sbg ortu

  4. hwwibntato says:

    syifarah said: tfs yaaangingetin aku sbg ortu

    iya, terima kasih kembali … he he he …semoga Allah memberkahi …

  5. lirikindah says:

    Postingan yang bagus banget mas Hend.Izin copas, buat dipraktekin suatu saat nanti :)Terimakasih sudah berbagi 🙂

  6. hwwibntato says:

    lirikindah said: Postingan yang bagus banget mas Hend.Izin copas, buat dipraktekin suatu saat nanti :)Terimakasih sudah berbagi 🙂

    iya, silakan Indah … dan terima kasih kembali … he he he …

  7. nurfirman40 says:

    Peringatan yg baik sekali mas hendra…..

  8. hwwibntato says:

    nurfirman40 said: Peringatan yg baik sekali mas hendra…..

    semoga bermanfaat buat kita semua, semut temanku … he he he …

  9. sibghotalloh says:

    ka izin copas ya, hehe persiapan ^^

  10. hwwibntato says:

    sibghotalloh said: ka izin copas ya, hehe persiapan ^^

    iya silakan, Mei … he he he …alhamdulillah, sedang persiapan menyambut buah hati, ya …

  11. rismasayang says:

    Keren euy postingannya, buat aku yang emak2 bagus banget untuk panduan :)Makasih mas Hendra :)*izin kopas juga 🙂

  12. hwwibntato says:

    rismasayang said: Keren euy postingannya, buat aku yang emak2 bagus banget untuk panduan :)Makasih mas Hendra :)*izin kopas juga 🙂

    iya silakan, Risma …semoga bermanfaat, ya …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s