Perkataan Tak Berharga …

Syaikh ‘Ali bin Hasan al-Halabi al-Atsari –hafizhahullah

Sumber dari sini: http://www.kulalsalafiyeen.com/vb/showthread.php?t=31002&page=2

 

يقول السَّائل: يقول أحدُهم: (مَن قال لكم أنَّه يجبُ تعلُّم ثلاثة مسائل: «مَن ربُّك؟ ما دينُك؟ وماذا تقول في الرَّجل الذي بُعث فيكم؟»، وكذا الخوض في الصِّفات، وتقسيم التَّوحيد إلى: ربوبيَّة، وألوهيَّة، وأسماء وصفات؛ فهذا مما ليس عليه دليلٌ، ولم يأمر به النَّبيُّ -صلَّى الله عليه وسلَّم-)؟

 

Syaikh ‘Ali bin Hasan al-Halabi al-Atsari –hafizhahullah– ditanya:

Ada orang mengatakan, “Barangsiapa mengatakan kepada kalian tentang keharusan mempelajari tiga masalah*, yaitu: ‘siapa Rabb-mu? Apa agamamu? Apa pendapatmu tentang orang yang diutus kepadamu?’, demikian juga jika dia larut (sibuk) dalam masalah shifat dan membagi tauhid menjadi ‘rububiyyah, uluhiyyah, dan asma’ wa shifat’, maka hal ini termasuk perkara yang dia tak memiliki dalil atasnya, tidak pula diperintahkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

*mungkin yang dimaksud dengan tiga masalah oleh orang tersebut adalah dakwah Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab –rahimahullah- yang menulis kitab berjudul Ushul Tsalatsah, yang memang membahas mengenai ketiga hal tersebut  –pent

الجواب:
هذا كلامٌ باطلٌ، وقولٌ لا وزنَ له، ولا حقيقةَ له. فكيف تكونُ عبدًا ربَّانيًّا، تُحقِّق معنى العُبوديَّة -التي ما خلقكَ اللهُ إلا مِن أجلها-، وهو القائل -سبحانَهُ وتعالَى-: {وما خَلقْتُ الجنَّ والإنسَ إلا لِيَعبُدونِ}، وأنتَ لا تعرف ربَّك، ولا تعرفُ نبيَّك، ولا تعرفُ دينَك، وأنت لا تعرفُ ألوهيَّة اللهِ، وأن تُفردَه بالعبادةِ، وأن تُثبتَ له ما أثبتهُ لنفسِه

 

Syaikh ‘Ali bin Hasan al-Halabi al-Atsari –hafizhahullahmenjawab:

Ucapan tersebut batil, perkataan tak berharga dan tak memiliki hakikat. Lantas bagaimana bisa menjadi hamba-rabbani yang mengejawantahkan makna ‘ubudiyyah –yang tidaklah Allah menciptakanmu kecuali karena hal itu, dan Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.”  (Bagaimana bisa menjadi hamba-rabbani) sementara kamu tak mengenal Rabb-mu, tak mengenal nabimu, dan tidak pula mengenal agamamu? (Bagaimana bisa menjadi hamba-rabbani) sementara kamu tak mengenal uluhiyyah Allah yang Dia itu diesakan dalam ibadah serta ditetapkan bagi-Nya (sifat dan nama) yang telah Dia tetapkan bagi diri-Nya sendiri.  

بل إذا تأملتَ سورةَ الفاتحةِ وجدتَها قائمةً على أنواعِ التَّوحيد الثلاثة، وإذا تأملتَ سورةَ النَّاس وجدتَها قائمةً على أقسام التَّوحيد الثلاثة، وبالتَّالي: ما بين الدَّفَّتين، أو ما بين هاتَين السورتَين -مِن أوَّل القرآن وآخره-؛ كلُّه يدلُّ على هذه المعاني، وكلُّه يدلُّ على هذه الأحكام، وما لم يكنْ كذلك؛ فهو سبيلٌ إليها.

 

Bahkan jika kamu bertadabbur atas surah al-Fatihah, niscaya akan kautemukan landasan dari tiga pembagian tauhid tersebut. (Demikian juga) jika kamu bertadabbur atas surah an-Nas, niscaya kaudapati landasan dari tiga pembagian tauhid tersebut. Bahkan apa yang terdapat di antara kedua sampul, atau yang terdapat di antara kedua surah tersebut, yakni  di antara surah awal dan surah akhir al-Quran, seluruhnya menunjukkan kepada makna-makna tersebut, dan seluruhnya juga menunjukkan kepada hukum-hukum tersebut. Dan (ayat) mana pun yang tidak seperti itu, (pastilah) dia merupakan jalan menuju hal itu …

فالقرآنُ عقيدةٌ، وأحكامٌ، وقصصٌ. القَصص لم تُذكر إلا للتَّثبيتِ؛ للتثبيت على ماذا؟ للتثبيتِ على العُبوديَّةِ، للتَّثبيت على عظمة اللهِ، للتَّثبيتِ على الطَّاعةِ والعلمِ النَّافع والعملِ الصَّالح.
كذلك الأحكام: الأحكامُ لم تَرِد في القرآنِ الكريم إلا للعِلمِ بها، والعمل بها، والالتزامِ بها، والدَّعوة إليها. كلُّ ذلك تعظيمًا لله -تَعالَى- في ربوبيَّته، تعظيمًا له في ألوهيَّته، تعظيمًا له في أسمائِه وصِفاته، واللهُ -تَبارك وتَعالى- يقولُ -مِن قبلُ ومن بعدُ-: أَفلا يتدبَّرونَ القُرآنَ أمْ عَلَى قُلوبٍ أقْفالُها.

 

Maka al-Quran itu (mengandung) aqidah, ahkam (hukum-hukum), dan kisah-kisah. Tidaklah kisah-kisah (dalam al-Quran) itu disebutkan kecuali untuk tatsbit (menetapkan/mengukuhkan). Tatsbit terhadap apa? Tatsbit terhadap ‘ubudiyyah (peribadahan), tatsbit tentang keagungan Allah, juga tatsbit tentang ketaatan, ilmu yang bermanfaat, dan amal yang saleh …

Demikian juga ahkam (hukum-hukum). Tidaklah (ayat-ayat) ahkam itu disebutkan di dalam al-Quran al-Karim kecuali untuk diketahui, diamalkan, dan diikuti (berkomitmen dengannya) serta berdakwah kepadanya. Semua itu merupakan wujud pengagungan terhadap Allah ta’ala dalam hal rububiyyah, uluhiyyah, dan juga asma’ wa shifat-Nya. Dan Allah –tabaraka wa ta’ala– berfirman, “Maka apakah mereka tidak memerhatikan (mentadabburi) al-Quran ataukah hati mereka terkunci?

فهذا الذي يدَّعي أنَّه لا دليلَ على ذلك؛ هذا كلامُه مِن أتفهِ القولِ! لأنَّه يُناقضُ صريحَ القرآن، وصريحَ السُّنَّة، وصريحَ حديثِ رسولِ الله -عليهِ الصَّلاةُ والسَّلامُ-، وسِيرتَه، وسُنَّته -العمليَّة والعِلميَّة والتَّاريخيَّة-منذ أن بعثه اللهُ إلى أن توفَّاهُ الله-تَبارك وتَعالى-، فستظل دعوتُه قائمةً في النَّاس إلى أن يرِثَ اللهُ الأرضَ ومَن عليها.

 

Maka orang yang mengatakan bahwasanya tidak ada dalil atas hal tersebut, perkataannya itu merupakan sebodoh-bodoh ucapan karena menentang kejelasan (ayat-ayat) al-Quran dan kejelasan Sunnah. Menentang kejelasanan hadits Rasulullah –‘alaihish shalatu was salam, perjalanan hidup beliau, juga sunnah ‘amaliah-‘ilmiyah-tarikhiyah beliau dari semenjak diutus hingga diwafatkan Allah –tabaraka wa ta’ala. Maka (sungguh) dakwah beliau –shallallahu ‘alaihi wa salam– (yang demikian itu) akan tetap berlangsung hingga Allah mewarisi bumi dan isinya …

 

Bandung, 10 September 2012

–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA-

Advertisements

19 comments on “Perkataan Tak Berharga …

  1. tipongtuktuk says:

    pertamax dapat bonus dua liter … he he he …

  2. menyimak ya Mas Hen, saya pernah ikut bahasan soal ini
    terimakasih sudah diingatkan kembali

  3. Novi Kurnia says:

    Wah ada orang yg bilang begitu rupanya. Jawaban Syaikh sangat mengena.

  4. umarfaisol says:

    Saya baca lagi ya,,, masih belum nyambung

  5. matahari_terbit says:

    lhaaaa…… kalo kita tak mengenal Rabb kita gimana bisa ada cinta takut dan harap..
    wedew..

    eh.. bang hend tu mustinya balik lagi ke percetakan.. nerjemahin kitab gituuu.. hihihi..
    trus diterbitin.. hehehe *maunyaaa =D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s