Bunga Karang Bejana Kaca …

نصيحة شيخ الإسلام ابن تيمية لتلميذه ابن قيم الجوزية ، قال :

لا تجعل قلبك للإيرادات والشبهات مثل السفنجة فيشرَّبها ، فلا ينضح إلا بها ، ولكن اجعله كالزجاجة المصمتة ، تمر الشبهات بظاهرها ولا تستفز بها ، فيراها بصفائه ، ويدفعها بصلابته ، وإلا فإذا أشربَت قلبكَ كل شبهةٍ تمر عليه ، صار مقراً للشبهات. (علم أصول البدع لشيخ علي حسن علي الحلبي الاثري: 304)

 

Nasihat Syaikh al-Islam Ibn Taimiyah kepada muridnya, Ibn Qayyim al-Jauziyah:

“Jangan kaujadikan hatimu terhadap keinginan-keinginan dan syubhat-syubhat itu seperti bunga karang (yang menyerap air), dia mereguknya lalu tak-menyiramkan-percik selain apa yang diserapnya. Akan tetapi jadikanlah hatimu semisal bejana kaca yang tak retak, (yang membuat) syubhat-syubhat hanya berlalu-lalang (di luar bejana kaca) tanpa pengaruh, lalu hati pun memandang syubhat-syubhat itu dengan kejernihannya dan menolak (mereka) dengan kekuatannya. Sebaliknya, jika hatimu mereguk semua syubhat yang melintas, niscaya dia menjadi tempat pengakuan terhadap syubhat-syubhat.” (‘Ilmu Ushul Bida’, Syaikh ‘Ali Hasan al-Halabi al-Atsari: 304)

 

———————————————————

* Isfanjah merupakan sebutan orang Arab untuk bunga karang. Dia termasuk hewan laut atau mungkin tanaman air yang hidup di dasar laut. Hewan atau tanaman ini berongga dan memiliki lubang-lubang halus tempat masuknya air (menyerap air) yang berisi makanan dan oksigen baginya. Di Indonesia, isfanjah ini disebut dengan bunga karang dan juga koral, sedangkan nama Latin untuknya adalah Hedyotis uncinella. Isfanjah –bagi orang Arab- juga merupakan sebutan untuk busa –pencuci piring- yang dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan spons (Inggris: sponge)…

 

*Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diterangkan sebagai berikut:

spons n 1 bunga karang; 2 benda serupa bunga karang (dr karet busa dsb) yg dapat mengisap air  

 

Bandung, 26 September 2012

–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA–

Advertisements