Tak Ubahnya Bayang-Bayang yang Cepat Hilang …

proxy

قال عَبْدُ اللهِ بنُ مُصْعَبِ -رَحِمَهُ اللهُ: تَرَى الْمَرْءَ يُعْجِبُهُ أَنْ يَقُولَ وَأَسْلَمُ لِلْمَرْءِ أَنْ لا يَقُولا فَأَمْسِكْ عَلَيْكَ فِي فُضُولَ الْكَلامِ فَإِنَّ لِكُلِّ كَلامٍ فُضُولا وَلا تَصْحَبَنَّ أَخَا بِدْعَةٍ وَلا تَسْمَعَنَّ لَهُ الدَّهْرَ قِيلا فَإِنَّ مَقَالَتَهُمْ كَالظّلالِ يُوشِكُ أَفْيَاؤُهَا أَنْ تَزُولا وَقَدْ أَحْكَمَ اللَّهُ آيَاتِهِ وَكَانَ الرَّسُولُ عَلَيْهَا دَلِيلا وَأَوْضَحَ لِلْمُسْلِمِينَ السَّبِيلَ فَلا تَتْبَعَنَّ سِوَاهَا سَبِيلا – تأويل مختلف الحديث (١/١۸)

 

‘Abdullah bin Mush’ab bin Tsabit bin ‘Abdillah bin az-Zubair bin al-‘Awwam –rahimahullah– berkata, “Kamu melihat seseorang senang bicara, padahal lebih selamat baginya untuk tak (banyak) bicara. Maka tahanlah dirimu dari kelebihan bicara karena sesungguhnya pada setiap pembicaraan itu ada kelebihan (yang tak patut). Dan jangan sampai kau bergaul dengan pencinta bid’ah, jangan pula selamanya kaudengarkan ucapan pencinta bid’ah karena sesungguhnya ucapan para pencinta bid’ah itu tak ubahnya bayang-bayang yang cepat hilang keteduhannya. Sungguh Allah telah menetapkan ayat-ayat-Nya sebagai petunjuk -dan Rasul berada di atas petunjuk itu, juga menjelaskan satu jalan bagi kaum Muslimin. Maka janganlah kauikuti jalan selain jalan itu.”Ta’wil Mukhtalif al-Hadits (1/18)

 

*‘Abdullah bin Mush’ab –rahimahullah– adalah keturunan dari ‘Abdullah bin az-Zubair bin al-‘Awwam –radhiyallahu ‘anhu, yakni ‘Abdullah bin Mush’ab bin Tsabit bin ‘Abdillah bin az-Zubair bin al-‘Awwam  …

 

Bandung, 9 Mei 2013

–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA–