Kitakah bidak-bidak akal dan hawa nafsu? Bersimbah ketidaktahuan di tengah fitnah-fitnah yang mengembun, bergegas-gegas memaknai berita sambil mengasung manusia untuk berpihak dan mengumpat. Betapa lancang kita menyampah selaksa sumpah serapah, melantangkan suara seakan-akan telah menaiki kuda-kuda perang di bawah langit di permukaan bumi. Semestinya, di atas ilmulah kita kepulkan debu-debu al-ghabra’ hingga mengangkasa menuju al-khadhra’ yang benderang …

Kitakah bidak-bidak akal dan hawa nafsu? Bersimbah ketidaktahuan di tengah fitnah-fitnah yang mengembun, bergegas-gegas memaknai berita sambil mengasung manusia untuk berpihak dan mengumpat. Betapa lancang kita menyampah selaksa sumpah serapah, melantangkan suara seakan-akan telah menaiki kuda-kuda perang di bawah langit di permukaan bumi …

Semestinya, di atas ilmulah kita kepulkan debu-debu al-ghabra’ hingga mengangkasa menuju al-khadhra’ yang benderang …

Bandung, 8 Juli 2013

–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA–

Advertisements