Pengingat yang Menyentuh, Tetapi Itu Bukanlah Ucapan Kekasihku …

seakan

Syaikh Abu Ishaq al-Huwainy –hafizhahullah

Dari kitab: Nafilah fi al-Ahadits adh-Dha’ifah wa al-Bathilah (halaman 73-74)

 

أَيُّهَا النَّاسُ كَأَنَّ الْحَقَّ فِيهَا عَلَى غَيْرِنا وَجَبَ، وَكَأَنَّ الْمَوْتَ فِيهَا عَلَى غَيْرِنا كُتِبَ، وَكَأَنَّ الَّذِينَ نُشَيِّعُ مِنَ الأَمْوَاتِ سَفَرٌ، عَمَّا قَلِيلٍ إِلَيْنا عَائِدُونَ، نُبَوِّئُهُمْ أَجْدَاثَهُمْ وَنَأْكُلُ تُرَاثَهُمْ كَأنا مُخَلَّدُونَ بَعْدَهُمْ، قَدْ نَسِينا كُلَّ وَاعِظَةٍ، وَأَمِنَّا كُلَّ جَائِحَةٍ، طُوبَى لِمَنْ شَغَلَهُ عَيْبُهُ عَنْ عُيُوبِ النَّاسِ وَأَنْفَقَ مِنْ مَالٍ اكْتَسَبَهُ مِنْ غَيْرِ مَعْصِيَةٍ وَخَالَطَ أَهْلَ الْفِقْهِ والْحِكْمَةِ، وَجَانَبَ أَهْلَ الذُّلِّ وَالْمَعْصِيَةِ ، طُوبَى لِمَنْ ذَلَّ فِي نَفْسِهِ وَحَسُنَتْ خَلِيقَتُهُ، وَأَنْفَقَ الْفَضْلَ مِنْ مَالِهِ، وَأَمْسَكَ الْفَضْلَ مِنْ قَوْلِهِ، وَوَسِعَتْهُ السُّنَّةُ وَلَمْ يَعْدُهَا إِلَى الْبِدْعَةِ

 

“Wahai manusia, seakan-akan (kita menganggap) kematian itu suatu kepastian bagi selain kita, seakan-akan pula hanya dituliskan bagi selain kita. (Kita menyangka bahwa) mengantarkan orang-orang mati itu seakan hanyalah perjalanan sesaat yang selepasnya kita akan segera kembali pulang. Kita mengebumikan jasad-jasad mereka lalu memakan warisan-warisan yang mereka tinggalkan seolah-olah kita akan hidup kekal selepas mereka. Kita telah melupakan setiap nasihat dan merasa aman dari setiap kebinasaan. Sungguh beruntung orang yang aib dirinya membuatnya sibuk dari (memerhatikan) aib-aib manusia, dan dia menafkahkan harta yang diperolehnya dari hal yang bukan maksiat, bergaul dengan orang yang faqih dan bijaksana, juga menjauh dari orang-orang berperangai buruk dan bermaksiat. Sungguh beruntung orang yang menundukkan jiwanya dan baik pula tabiatnya, menafkahkan kelebihan hartanya tetapi menahan diri dari ucapan yang berlebih. Dia juga merasa cukup dengan sunnah tanpa butuh kepada bid’ah.”

 

ضعيف جداً. أخرجه ابن حبان في ((المجروحين)) (١/٩٧(، وابن عدي في ((الكامل)) (١/٣٧٥)، ومن طريقه ابن الجوزي في ((الموضوعات)) (٣/١٧٨)، والقضاعي في ((مسند الشهاب)) (٦١٤) من طريق أبان بن أبي عياش، عن أنس قال: خطبنا رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم على ناقته الجدعاء، فقال في خطبته … فذكره. قال ابن حبان: ((هذا الحديث سمعه أبان من الحسن، فجعله عن أنس، وهو لا يعلم)). وقال ابن الجوزي: ((هذا حديث لا يصح عن رسول الله – صلى الله عليه وسلم-، ففي إسناده أبان، وهو متروك. وقد ذكرنا عن شعبة أنه قال: ))لأن أزني، أحب إلي من أن أحدث عن أبان)).

 

(Hadits di atas) SANGAT LEMAH …

Dikeluarkan oleh Ibn Hibban di kitab al-Majruhin (1/97), Ibn ‘Adi di kitab al-Kamil (1/375), dan dari jalan Ibn ‘Adi dikeluarkan oleh Ibn al-Jauzi di kitab al-Maudhu’at (3/178). Dikeluarkan juga oleh al-Qudha’i di kitab Musnad asy-Syihab (614) dari jalan Aban bin Abu ‘Ayyasy, dari Anas bin Malik, dia berkata, “Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam- berkhutbah kepada kami di atas unta betina beliau, al-Jud’a. Beliau bersabda di dalam khutbahnya …,” –lalu menyebutkan redaksinya (di atas).

Ibn Hibban berkata, “Hadits ini didengar oleh Aban dari al-Hasan, namun dia menjadikannya dari Anas tanpa sepengetahuannya.” Ibn al-Jauzi berkata, “Hadits ini tidak sahih dari Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di dalam sanadnya ada Aban, seorang  yang matruk. Kami telah menyebutkan ucapan Syu’bah yang mengatakan: berzina lebih aku sukai daripada meriwayatkan hadits dari Aban.”

 

قلت: قد توبع أبان عليه، تابعه محمد بن المنكدر، عن أنس مرفوعاً به. أخرجه البزار (ج ٤/ رقم ٣۲۲٥)، وابن حبان في ((المجروحين)) (٣/٥۰) ، وابن عدي (٧/۲٥٤٣) من طريق الوليد بن المهلب، عن النضر بن محرز، عن محمد بن المنكدر. وأخرجه الأزدي في ((الضعفاء ))، ومن طريقه ابن الجوزي (٣/١٧٩) من طريق الوليد بن المهلب، عن النضر بن محرز، عن محمد بن المنكدر، عن جابر … فذكره. ولا أدري هل هذا خطأ من ((النسخة)) أم هو مروي عن جابر بنفس السند إلى أنس؟! ولعل الأول أقرب .

قال البزار: ((لا نعلمه يروي بهذا اللفظ عن أنس إلا من هذا الوجه، ووجه آخر ضعيف)). قلت : وهذا سند واه. الوليد بن مهلب، قال في ((الميزان)): ((عن النضر بن محرز، لا يعرف، وله ما ينكر)). والنضر بن محرز قال ابن حبان : ((منكر الحديث جداً، لا يجوز الاحتجاج به)). وقال الذهبي: ((مجهول)) .وأورد له السيوطي في ((اللآلئ)) (۲/ ٣٥٨- ٣٥٩) طرقاً أخرى، منها عن أنس، وعن غيره، وكلها ساقطة منها عند الحكيم الترمذي في ((نوادر الأصول)) وفي سنده زكريا بن حازم الشيباني. قال ابن عراق في ((تنزيه الشريعة)) (۲/٣٤١): ((لم أعرفه)). وأخرجه القاسم بن الفضل الثقفي في  ((الأربعين)) من حديث أبي أمامة، وفي سنده فضال بن جبير. قال فيه ابن حبان: ((يروي عن أبي أمامة ما ليس من حديثه لا يحل الاحتجاج به بحال .((وقال ابن عدي: ((له عن أبي أمامة قدر عشرة أحاديث كلها غير محفوظة.((

وأخرجه أبو نعيم في ((الحلية)) (٣/۲۰۲- ۲۰٣) من حديث الحسين بن علي رضي الله عنهما وقال: ((هذا حديث غريب من حديث العترة الطيبة، لم نسمعه إلا من القاضي الحافظ)) .

والحاصل أن هذا الحديث ليس له وجه يعتد به، وهو باطل عن النبي صلى الله عليه وآله وسلم، وهو يشبه مواعظ الحسن البصري رحمه الله، فلعله اختلط على أبان بن أبي عياش كما وقع في كلام ابن حبان، وسرقة منه قوم ونوعوا في أسانيد. والله أعلم

 

Aku (Syaikh Abu Ishaq al-Huwainy) katakan, Aban memiliki penyerta, yaitu Muhammad bin al-Munkadir yang menyertai riwayatnya dari Anas secara marfu’. Riwayat tersebut dikeluarkan oleh Al-Bazzar (juz 4 no. 3225), Ibn Hibban di kitab al-Majruhin (3/50), Ibn ‘Adi (7/2543), dari jalan al-Walid bin al-Muhallab, dari an-Nadhr bin Muhriz, dari Muhammad bin al-Munkadir, dari Jabir … -lalu menyebutkan redaksi haditsnya. Aku tak tahu, apakah ini merupakan kesalahan (penulisan) dari  salinan naskah ataukah dia memang meriwayatkan dari Jabir senada dengan sanad yang sampai kepada Anas. Sepertinya yang pertama (yakni salinan naskah yang salah) yang lebih dekat kepada kebenaran.

Imam al-Bazzar berkata, “Aku tak mengetahuinya meriwayatkan dengan redaksi ini dari Anas kecuali melalui sanad ini, sedangkan sanad yang lainnya dha’if.” Aku (Abu Ishaq al-Huwainy) katakan, sanad (dari jabir) ini rapuh. Al-Walid bin al-Muhallab dikatakan di kitab al-Mizan, “… meriwayatkan dari an-Nadhr bin Muhriz, perawi yang tak dikenal, dan dia memiliki riwayat yang diingkari.” Dan an-Nadhr bin Muhriz ini dikatakan oleh Ibn Hibban, “Munkar al-Hadits jiddan, tidak boleh berhujjah dengannya.” Imam adz-Dzahabi mengatakan, “Majhul.” Imam as-Suyuthi telah menyebutkan jalan-jalan lain bagi hadits ini di kitab al-La-ali’ (2/358-359), yaitu dari Anas dan yang lainnya dari (shahabat) selain Anas. Akan tetapi semuanya sangat lemah. Sebagiannya diriwayatkan oleh al-Hakim at-tirmidzi di kitab Nawadir al-Ushul, dan di dalam sanadnya ada Zakariya bin Hazim asy-Syaibani yang dikatakan oleh Ibn ‘Iraq di kitab Tanzih asy-Syari’ah (2/341), “Aku tak mengenalnya.” Dikeluarkan juga oleh al-Qasim bin al-Fadhl ats-Tsaqafi di kitab al-Arba’in dari hadits Abu Umamah, namun pada sanadnya ada Fadhal bin Jubair yang dikatakan oleh Ibn Hibban, “Dia meriwayatkan dari Abu Umamah riwayat yang bukan dari hadits Abu Umamah , tidak halal berhujjah dengannya karena keadaannya,” sedangkan Ibn ‘Adi mengatakan, “Dia memiliki riwayat dari Abu Umamah sekitar sepuluh hadits, namun semuanya tidak terjaga.”

Abu Nu’aim juga mengeluarkannya di kitab al-Hilyah (3/202-203), dari hadits al-Husain bin ‘Ali –radhiyallahu ‘anhuma- seraya mengatakan, “Hadits ini gharib, termasuk dari hadits al-‘itrah ath-thayyibah (ahli bait). Kami tidak pernah mendengarnya selain dari al-Qadhi al-Hafizh.”

Walhasil, hadits ini tidak memiliki jalan periwayatan yang bisa diperhitungkan (kekuatannya). Tidak benar bahwa hadits ini berasal dari Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hadits ini menyerupai nasihat-nasihat al-Hasan al-Bashri –rahimahullah. Barangkali saja ini merupakan takhlith Aban bin Abu ‘Ayyasy sebagaimana ucapan Ibn Hibban, lantas suatu kaum mencuri darinya dan mereka menjadikan beragam sanad-sanad. Wallahu a’lamu

 

Bandung, 28 Februari 2013

–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA–

Advertisements

6 comments on “Pengingat yang Menyentuh, Tetapi Itu Bukanlah Ucapan Kekasihku …

  1. Membaca imut imut ya pokoknya panjang deh harus pakai kaca mata hud. Hud

  2. umarfaisol says:

    Isinya mendalam walaupun bukan hadits.

  3. jampang says:

    kalau nggak yakin bahwa sebuah kalimat itu hadits…. boleh dsebut nggak sebagai ucapan orang bijak, kang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s