Di Bawah Huruf Dzal, Bersahaja Dia Menulis tentang Dirinya …

Graphic1

Imam adz-Dzahabi menulis tentang dirinya -secara singkat- di kitab Mu’jam al-Mukhtash bi al-Muhadditsin:

 

الذَّهَبِيُّ : الْمُصَنِّفُ ، مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عُثْمَانَ بْنِ قَايِمَازَ ابْنِ الشَّيْخِ عَبْدِ اللَّهِ التُّرْكُمَانِيُّ الْفَارِقِيُّ ثُمَّ الدِّمَشْقِيُّ الشَّافِعِيُّ الْمُقْرِئُ الْمُحَدِّثُ ، مُخَرِّجُ هَذَا الْمُعْجَمِ.

 

Adz-Dzahabi: al-mushannif, Muhammad bin Ahmad bin ‘Utsman bin Qayimaz Ibn asy-Syaikh ‘Abdillah at-Turkumani al-Fariqi, kemudian ad-Dimasyqi asy-Syafi’i al-Muqri’ al-Muhaddits, mukharrij al-Mu’jam ini.

 

وُلِدَ سَنَةَ ثَلَاثٍ وَسَبْعِينَ وَسِتِّ مِائَةٍ.

 

Dilahirkan pada tahun 673 H.

 

وَأَجَازَ لَهُ أَبُو زَكَرِيَّا ابْنُ الْمِصْرِيِّ , وَابْنُ أَبِي الْخَيْرِ , والْقُطْبُ بْنُ عَصْرُونَ , وَالْقَاسِمُ الْأَرْبِلِيُّ , وَعِدَّةٌ.

 

Memberi ijazah kepadanya Abu Zakariya Ibn al-Mishri, juga Ibn Abi al-Khair, al-Quthb bin ‘Ashrun, dan al-Qasim al-Arbili serta sejumlah orang lainnya.

 

وَسَمِعَ بِدِمَشْقَ مِنْ عُمَرَ بْنِ الْقَوَّاسِ، بِالْعَلِيكِ مِنَ التَّاجِ ابْنِ عُلْوَانَ وَبِالْقَاهِرَةِ مِنَ الدِّمْيَاطِيِّ، وَبِالْقَرَافَةِ مِنَ الْأَبْرَقُوهِيِّ، وَبِالثَّغْرِ مِنَ الْغَرَّافِيِّ، وَبِمَكَّةَ مِنَ التَّوْزَرِيِّ، وَبِحَلَبَ مِنْ سُنْقُرٍ الْمُزَنِيِّ، وَبِنَابُلْسَ مِنَ الْعِمَادِ ابْنِ بَدْرَانَ.

 

Dia mendengar dari ‘Umar bin al-Qawwas di Damaskus, dari at-Taj bin ‘Ulwan di al-‘Alik, dari ad-Dimyathi di Kairo, dari al-Abraquhi di al-Qarafah, dari al-Gharrafi di ats-Tsaghr, dari at-Tauzari di Mekah, dari Sunqur al-Muzani di Halab, dan dari al-‘Imad ibn Badran di Nabuls.

 

وَجَمَعَ تَوَالِيفَ، يُقَالُ مُفِيدَةٌ، وَالْجَمَاعَةُ يَتَفَضَّلُونَ وَيُثْنُونَ عَلَيْهِ، وَهُوَ أَخْبَرَ بِنَفْسِهِ وَبِنَقْصِهِ فِيْ الْعِلْمِ وَالْعَمَلِ، وَاللَّهُ الْمُسْتَعَانُ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِهِ، وَإِذَا سَلِمَ لِي إِيمَانِي فَيَا فَوْزِي

 

Dia menyusun beberapa tulisan yang dikatakan berfaidah, sementara para ulama sama mempersilakan dan memberikan pujian kepadanya padahal dia lebih mengetahui keadaan diri dan kekurangannya dalam ilmu dan amal, hanya Allah saja yang dimintai pertolongan, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya. Jika aku selamat dengan keimananku, betapa beruntungnya diriku

 

Bandung, 20 Oktober 2014

–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA–

Advertisements

2 comments on “Di Bawah Huruf Dzal, Bersahaja Dia Menulis tentang Dirinya …

  1. jampang says:

    ciri orang sholeh ya, kang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s