Kau lasak seperti api yang membakar udara, menaruh kesumat kepada tanah diam tempat kayu bertumbuh … –terakhir kudengar, kau mati di tengah ruang kaca yang hampa …

Kau lasak seperti api yang membakar udara, menaruh kesumat kepada tanah diam tempat kayu bertumbuh … –terakhir kudengar, kau mati di tengah ruang kaca yang hampa …

Bandung, 10 Agustus 2015

–HENDRA WIBAWA IBN TATO WANGSA WIDJAJA–